Showing posts with label resensi buku. Show all posts
Showing posts with label resensi buku. Show all posts

Wednesday, 25 February 2015

INTERKONEKSI STUDI HADIS DAN ASTRONOMI

Dalam metodologi hadis umat Islam, unsur sanad merupakan tonggak semua analisis hadis. analisis matan tidak dapat dilakukan sebelum analisis sanad dapat membuktikan otentisitas sanad hadis. setelah dapat dibuktikan bahwa sanad sebuah hadis adalah shahih baru analisis matan dilakukan. Apabila penelitian matan mengatakan hadis itu daif, maka hadis itu ditolak dan dinyatakan daif (lemah). sebaliknya jika penelitian matan menyatakan shahih, maka shahih pula lah hadis tersebut.
Buku ini berjudul "INTERKONEKSI STUDI HADIS DAN DASAR ASTRONOMI" di dalamnya membahas penelitian matan hadis, salah satunya penelitian yang diinterkoneksikan dengan astronomi. ini merupakan kajian baru dalam penelitian matan hadis, mungkin merupakan buku yang pertama dalam pendekatan ini. buku ini mampu membuktikan bahwa melalui pendekatan astronomi dapat ditunjukkan. Dalam kasus-kasus tertentu ada atau tidak nya waham rawi atau kemungkinan kekeliruan matan terutama yang berkaitan dengan angka tahun peristiwa.
Buku dengan ketebalan 228 halaman cocok bagi anda yang ingin memahami koneksi antara hadis dan dasar-dasar astronomi. output dari pada buku ini, pengarang (Prof. DR. Syamsul Anwar, MA./ guru besar UIN Yogya) ingin menyampaikan wawasan mendalam tentang sejarah, teori, dasar-dasar dan analisi hadis yang berkaitan dengan astronomi.

Judul: DISKUSI & KORESPONDENSI KALENDER HIJRIAH GLOBAL

 Author : Prof. DR. H. Syamsul Anwar, M.A

Diskusi dan korespondensi kalender hijriah global merupakan suatu problematika yang hampir bersifat perenial di lingkungan umat Muslim, yaitu masalah sistem waktu Islam. Sampai saat ini, peradaban Islam belum memiliki sarana penata waktu yang akurat dan unifikatif. Hal inji membawa dampak terjadinya pertikaian terus menerus pada saat-saat memasuki momen-momen keagamaan yang penting seperti Ramadan, Idul Fitri dan Idul Adha, baik pada tingkat lokal maupun global. 


Sering dipertanyakan dan menjadi sebuah ironi mengapa umat Islam belum mampu membuat sebuah sistem kalender pemersatu yang dapat menampung masalah-masalah keagamaan (ibadah) dan duniawi secara sekaligus? Yang ada hanyalah kalender-kalender hijriah lokal seperti Kalender Saudi, Kalender Malaysia, Kalender Takwim standar Indonesia, bahkan Kalender Muhammadiyah, Kalender Nahdlatul Ulama, Kalender Pemersatu Islam dan banyak lainnya. Kalender-kalender ini satu sama lain saling berbeda dan yang paling penting lagi adalah kaidahnya tidak dapat menyatukan jatuhnya hari ibadah Islam seperti hari Arafah (9 Zulhijjah) pada tahun tertentu karena tidak dibuat dengan pendekatan lintas kawasan.

Buku ini hadir menyajikan gagasan-gagasan produktif menuju terwujudnya kalender Hijriah Unifikatif. Karya Prof. Dr. H. Syamsul Anwar, M.A. buku yang tergolong dalam kajian ilmu falak ini berisi 330 halaman memberikan banyak wawasan informatif yang cocok untuk mahasiswa dalam bidang syariah khususnya Ilmu Falak. Buku terbitan baru Juni 2014.